About Me

My photo
Wonogiri, atau Solo, Jawa Tengah, Indonesia
arfin is just an arfin

Monday, May 31, 2010

curhat: THE PROMISE

i have a promise, the most unbelieveable promise i've ever made.

i have promised my sister to school her 'till she get her degree as doctor.

i will get in to it 'till blood shed out body and eyes.

i promise you my sis.

just pray for me.

i will realize it only for you.

Monday, May 24, 2010

List game yang saya mainkan akhir2 ini

List game yang saya mainkan akhir2 ini







dan saya ingin main





curhat







si yuna dan sandal jepit beda

Saturday, May 8, 2010

Pidato Severn Suzuki di World Summit 1992



Salah satu prestasi besar Severn Suzuki adalah membawakan pidato atas nama ECO di depan peserta World Summit tahun 1992. Pidato ini berhasil membungkam para delegasi karena anak 12 tahun memiliki pemikiran yang jauh ke masa depan tentang masalah lingkungan hidup. Berikut adalah terjemahan pidato Severn Suzuki di World Summit 1992 (sumber The Collage Foundation).

Halo, nama saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization.

Kami adalah kelompok dari Kanada yang terdiri dari anak berusia 12 dan 13 tahun yang mencoba membuat PERBEDAAN: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quigg, dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada Anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara Anda,

Hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada di sini untuk berbicara bagi semua generasi yang akan datang.

Saya berada di sini mewakili anak-anak yang kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada di sini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. Kami tidak boleh tidak didengar.

Saya merasa takut untuk berada di bawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernapas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yang dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Sekarang kami mendengar bahwa binatang-binantang dan tumbuhan satu per satu mengalami kepunahan setiap harinya −hilang selamanya.

Dalam hidup, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba, dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu, tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal itu masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah Anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika Anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya, tetapi saya ingin Anda sekalian menyadari bahwa Anda juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.
Anda juga tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika Anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Di sini Anda adalah deligasi negara-negara Anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi –tetapi sebenernya Anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi– dan Anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar yang beranggotakan lebih dari 5 miliar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air, dan tanah di planet yang sama –perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama, seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu, tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.

Bahkan, ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman dengan sandang, pangan, dan papan yang berkecukupan –kami memiliki jam tangan, sepeda, computer, dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak”-anak yang hidup di jalanan. Salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami, “Aku berharap aku kaya. Jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian, obat-obatan, tempat tinggal, serta cinta dan kasih sayang ” .

Jika seorang anak yang berada di jalanan yang tidak memiliki apa pun bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran Anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. Saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio, bisa saja saya menjadi anak yang kelaparan di Somalia, seorang korban perang Timur Tengah atau pengemis di India.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, Anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan, tidak menyakiti makhluk hidup lain, berbagi, dan tidak tamak.

Lalu, mengapa Anda kemudian melakukan hal yang Anda ajarkan untuk tidak boleh kami lakukan?

Jangan lupa, mengapa Anda menghadiri Konfrensi ini? Mengapa Anda melakukan hal ini? Kami adalah anak-anak Anda semua, Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, “Semuanya akan baik-baik saja”. Kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.

Tetapi, saya tidak merasa bahwa Anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas Anda semua?

Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu.”

Jadi, apa yang Anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai, serempak para hadirin di ruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah kepada anak berusia 12 tahun ini.

Setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
”Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya lingkungan dan isinya di sekitar kita oleh anak yang baru berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar naskah pun untuk berpidato, sedangkan saya maju membawa berlembar–lembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya dan kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun.”

--------
NOTE FACEBOOK TENTANG LINGKUNGAN LAGI!!!!!!!

HELL YEAH!!!!!!!

SAVE OUR EARTH!!!
--------

SURAT DARI MASA DEPAN....

Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.

Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.

Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.
Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral.

Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.

Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.

Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR”

Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan
penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya.Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari.

Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah.

Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air.

Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.

Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang.

Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.
Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon]

Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun.

Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata.

Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi.

Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu.

Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ?

Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. ..

Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah
mencapai titik akhir.

Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !

Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang.

Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita.

Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN
BUMI UNTUK MASA DEPAN”



--------
INI NOTE FACEBOOK SAYA YANG PALING BERHASIL WALAU CUMAN REPOST HAHAHA
--------

REVIEW FILM LAGI HACHIKO: MONOGATARI







karena kemarin saya melihat film
Hachiko: a dog story
(2009) yang sebenernya remake hachiko: monogatari (produksi 1987) saya ingin mereview film yang 1987 saja..

begini ceritanya...

film ini bercerita tentang kisah NYATA kehidupan seekor anjing akita, ya anjing akita yang konon hanya ada di tanah jepang, selengkapnya di sini.

di versi hachiko:monogatari ada scene yang paling mengharukan(menurut saya) yaitu scene saat hachiko dilahirkan.

scene ini sangat sulit untuk di dapatkan karena anjing hanya akan melahirkan setiap 6 bulan sekali, lha yang bener aja... masa kalo salah ambil scene pake nunggu 6 bulan lagi sih... cape dehh...

saya akan membicarakan hachiko: monogatari...

film ini menceritakan kehidupan seekor anjing akita yang sangat setia kepada majikannya Hidesaburō Ueno seorang professor di fakultas Agrikultur di Tokyo U. Ceritanya panjang sekali sampai - sampai sekitar 2 jam an saya nontonnya juga cape... sebenere ceritanya bagus... bagus banget malahan, cuman saya peling tidak nyaman menonton film yang panjang2... maaf karena curcolnya malah lebih panjang, mari kita kembali ke cerita hachiko monogatari, kemudian keduanya saling mengisi kehidupannya masing2 Hachiko senang sekali mendampingi si professor sampai pada suatu waktu, sang professor meninggal di Tokyo U dan si Hachiko dengan setia menunggu kedatangan sang professor sampai akhirnya mati di depan prefektur Shibuya Jepang sana...

kasihan....




-------
tribute to hachiko...
thx to wikipedia
thx to google
thx to wordpress
thx to everyonne
-------